Liverpool berhasil meraih kemenangan pada Derby Merseyside, Sabtu (1/10) petang, dengan mengalahkan tuan rumah Everton 2-0.
Untuk
kali pertama musim ini, David Moyes menampilkan Louis Saha dalam tim
inti Everton dan menyimpan kapten Phil Neville di bangku cadangan.
Sementara, Kenny Dalglish justru untuk kali pertama mencadangkan Jordan
Henderson.
Tekanan kepada rezim Everton muncul karena fans merasa
tidak puas dengan pencapaian klub selama ini. Kolumnis Martin Alastair
Cooke bahkan berharap Toffees kalah dan mendorong dipecatnya Moyes serta
mundurnya presiden Bill Kenwright.
Pertandingan berjalan dengan
tempo tinggi. Peluang pertama tercipta ketika dari sayap kiri Dirk Kuyt
melayangkan umpan silang ke tengah kotak penalti. Namun, bola sundulan
Luis Suarez mengarah tepat ke tangkapan Tim Howard. Sebagai balasan,
Everton nyaris mencuri gol ketika tendangan Sylvain Distin dari jarak
dekat melayang ke atas mistar gawang.<script
type="text/javascript"
src="http://ad.doubleclick.net/adj/gna.id/level2;tile=3;sz=160x600;ord=501608?area=2l&pos=2&ord=501608"></script>
Pada
menit ke-23, kekuatan Everton berkurang karena wasit Martin Atkinson
mengeluarkan kartu merah untuk Jack Rodwell setelah terlibat dalam
perebutan bola dengan Suarez. Dari tayangan lambat tampak Rodwell
berupaya mengincar bola, alih-alih menerjang Suarez, tetapi tidak ada
yang bisa mengubah keputusan wasit.
Keunggulan jumlah pemain
segera dimanfaatkan Liverpool. Dua menit jelang turun minum, Phil
Jagielka menjatuhkan Suarez di area terlarang. Beruntung eksekusi
penalti yang diambil Kuyt dapat dipatahkan dengan baik oleh Howard.
Kiper internasional Amerika Serikat itu mampu membaca arah tendangan
Kuyt ke pojok kiri bawah gawangnya.
Pertandingan tetap berjalan
seimbang hingga awal babak kedua. Meski kalah jumlah pemain, Everton
masih melancarkan tekanan melalui upaya Marouane Fellaini dan Saha.
Dalglish yang melihat Liverpool tak kunjung mampu memecah kebuntuan
segera memasukkan Steven Gerrard dan Craig Bellamy untuk mengubah
situasi.
Pada menit ke-72, Andy Carroll akhirnya berhasil
melesakkan gol untuk Pool. Bellamy beraksi dari sayap kiri dan
memberikan umpan silang ke tengah. Dengan sengaja Kuyt membiarkan bola
melintasi kepalanya untuk kemudian dieksekusi tendangan kaki kiri
Carroll.
Everton mencoba mencari cara mengimbangi kedudukan
dengan memasukkan penyerang Apostolos Vellios menggantikan Tony Hibbert
pada sepuluh menit terakhir pertandingan. Justru Liverpool yang berhasil
menambah keunggulan delapan menit sebelum bubaran.
Gol tercipta
dari kaki kiri Suarez setelah memanfaatkan bola sapuan Distin yang tidak
bersih. Penyerang Uruguay itu gagal melakukan penetrasi ke dalam kotak
penalti, tetapi karena Leighton Baines dan Distin tidak jernih dalam
mengantisipasi serangan, bola tertahan dada Suarez. Dari jarak dekat,
dengan tenang Suarez mengecoh Howard.
Tiga menit tambahan tidak
mengubah kedudukan 2-0 untuk tim tamu. Berkat hasil ini Liverpool
mengumpulkan 13 poin dalam tujuh pertandingan, sedangkan Everton tak
beringsut dari papan tengah klasemen.
Sumber Goal.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar